Selasa, 05 Juli 2011
Cara Aman Facebook-an di Kantor
Ingin Facebook-an di kantor tapi takut ketahuan bos? Dengan hardlywork.in, Facebook Anda menyamar sebagai Microsoft Excel.
Dengan tampilan Excel, Facebook Anda ‘tampil secara lebih profesional’. Situs penyamaran ini adalah www.hardlywork.in. Tampilan Facebook di situs ini berupa tabel-tabel spreadsheet Excel. Tapi kontennya sebenarnya adalah aktivitas Facebook. Kalau Anda membuka Facebook dengan cara ini, Anda tetap akan kelihatan seperti sedang bekerja.
Di sana ada nama akun, posting-an terbaru yang sama dengan yang tampil di wall, dan foto-foto tag terbaru. Anda bisa mencari akun teman di bar formula. Kolom-kolomnya juga menampilkan komentar, keterangan siapa yang me-like sebuah posting, dan juga link.
Jika ada keterangan 4 like, arahkan kursor ke kolom itu, dan tampillah nama-nama yang memberi tanda like di-posting-an tersebut. Tampilannya terlihat sepi tanpa gambar?
Jangan khawatir. Jika Anda mengarahkan kursor ke nama atau link foto, foto tersebut akan tampil sebagai thumbnail di sudut kanan bawah. Nah, sekarang kurang apa lagi?
Selamat Facebook-an di kantor! Sst... jangan bilang siapa-siapa.
Dengan tampilan Excel, Facebook Anda ‘tampil secara lebih profesional’. Situs penyamaran ini adalah www.hardlywork.in. Tampilan Facebook di situs ini berupa tabel-tabel spreadsheet Excel. Tapi kontennya sebenarnya adalah aktivitas Facebook. Kalau Anda membuka Facebook dengan cara ini, Anda tetap akan kelihatan seperti sedang bekerja.
Di sana ada nama akun, posting-an terbaru yang sama dengan yang tampil di wall, dan foto-foto tag terbaru. Anda bisa mencari akun teman di bar formula. Kolom-kolomnya juga menampilkan komentar, keterangan siapa yang me-like sebuah posting, dan juga link.
Jika ada keterangan 4 like, arahkan kursor ke kolom itu, dan tampillah nama-nama yang memberi tanda like di-posting-an tersebut. Tampilannya terlihat sepi tanpa gambar?
Jangan khawatir. Jika Anda mengarahkan kursor ke nama atau link foto, foto tersebut akan tampil sebagai thumbnail di sudut kanan bawah. Nah, sekarang kurang apa lagi?
Selamat Facebook-an di kantor! Sst... jangan bilang siapa-siapa.
Senin, 04 Juli 2011
Walah! 719 Pulau di NTT Tak Punya Nama
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya, mengatakan sebanyak 719 dari 1.192 pulau di daerahnya, hingga saat ini belum diberi nama.
Karenanya, pihaknya membutuhkan perhatian serius semua pihak, termasuk para camat, kata kata Gubernur Lebu Raya pada rapat pembinaan dan pembakuan nama-nama rupabumi wilayah adminstrasi bersama 290 camat se-Nusa Tenggara Timur, di Kupang, Senin.
"Nusa Tenggara Timur memiliki 1.192 pulau, 472 pukau telah diberi nama, 719 pulau belum diberi nama," ia menjelaskan. Menurut Gubernur Lebu Raya, persoalan penamaan dan pembakuan rupabumi, masih merupakan persoalan tersendiri di daerah ini, karena karakteristik yang dimiliki daerah ini.
Gubernur Lebu Raya mengatakan secara administratif saat ini NTT memiliki 290 kecamatan, 2.650 desa dan 316 kelurahan. Nusa Tenggara Timur, kata Gubernur Lebu Raya, juga memiliki kondisi georafis yang sulit dijangkau, pulau kecil dan besar termasuk pulau kecil terdepan.
"Kondisi ini membutuhkan keseriusan semua pihak untuk melakukan pendataan permukaan bumi dengan sebaik-baiknya. Untuk itu pada kesempatan ini, para camat dan pemerintah kabupaten/kota dapat melakukan pendataan dengan akurat di lapangan, karena camat, lurah dan desalah yang paling mengetahui wilayahnya," kata Gubernur.
Berkaitan dengan hal itu, kepada panitia di kabupaten/kota agar memperhatikan tiga hal pokok yaitu identifikasi rupa bumi harus dilakukan dengan teliti. Berikut pemberian nama kepada unsur rupa bumi harus sesuai dengan kondisi apa adanya di lapangan dan selanjutnya pembakuan nama unsur rupa bumi harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Karenanya, pihaknya membutuhkan perhatian serius semua pihak, termasuk para camat, kata kata Gubernur Lebu Raya pada rapat pembinaan dan pembakuan nama-nama rupabumi wilayah adminstrasi bersama 290 camat se-Nusa Tenggara Timur, di Kupang, Senin.
"Nusa Tenggara Timur memiliki 1.192 pulau, 472 pukau telah diberi nama, 719 pulau belum diberi nama," ia menjelaskan. Menurut Gubernur Lebu Raya, persoalan penamaan dan pembakuan rupabumi, masih merupakan persoalan tersendiri di daerah ini, karena karakteristik yang dimiliki daerah ini.
Gubernur Lebu Raya mengatakan secara administratif saat ini NTT memiliki 290 kecamatan, 2.650 desa dan 316 kelurahan. Nusa Tenggara Timur, kata Gubernur Lebu Raya, juga memiliki kondisi georafis yang sulit dijangkau, pulau kecil dan besar termasuk pulau kecil terdepan.
"Kondisi ini membutuhkan keseriusan semua pihak untuk melakukan pendataan permukaan bumi dengan sebaik-baiknya. Untuk itu pada kesempatan ini, para camat dan pemerintah kabupaten/kota dapat melakukan pendataan dengan akurat di lapangan, karena camat, lurah dan desalah yang paling mengetahui wilayahnya," kata Gubernur.
Berkaitan dengan hal itu, kepada panitia di kabupaten/kota agar memperhatikan tiga hal pokok yaitu identifikasi rupa bumi harus dilakukan dengan teliti. Berikut pemberian nama kepada unsur rupa bumi harus sesuai dengan kondisi apa adanya di lapangan dan selanjutnya pembakuan nama unsur rupa bumi harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Zainudin MZ Wafat
Inalillahi wa inailahi rojiun. Kiai kondang Zainudin MZ telah meninggal dunia pada Selasa (5/7) pagi. Jenazah saat ini masih berada di Rumah Sakit Pusat Pertamina.
Berdasarkan informasi, kiai Sejuta Umat itu meninggal akibat terkena serangan jantung. Kiai yang bernama lengkap Zainuddin Muhammad Zein tersebut lahir di Jakarta pada 2 Maret 1951.
Beliau adalah seorang pemuka agama Islam di Indonesia yang populer melalui ceramah-ceramahnya di televisi. Julukannya adalah 'Dai Sejuta Umat' karena dakwahnya yang dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Ia pernah menjabat sebagai ketua umum Partai Bintang Reformasi.
Berdasarkan informasi, kiai Sejuta Umat itu meninggal akibat terkena serangan jantung. Kiai yang bernama lengkap Zainuddin Muhammad Zein tersebut lahir di Jakarta pada 2 Maret 1951.
Beliau adalah seorang pemuka agama Islam di Indonesia yang populer melalui ceramah-ceramahnya di televisi. Julukannya adalah 'Dai Sejuta Umat' karena dakwahnya yang dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Ia pernah menjabat sebagai ketua umum Partai Bintang Reformasi.
2015, Bandara Antariksa Indonesia dari LAPAN Diprediksi Terlaksana
Pembangunan Bandara antariksa milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) diperkirakan akan terlaksana pada tahun 2015. Prediksi itu disampaikan Kepala Pusat Pemanfaatan Teknologi dan Dirgantara LAPAN Arisdiyo, Senin (4/7).
"Saat ini masih tahap riset lokasi yang sudah ditentukan sebelumnya, sedangkan pembangunannya dimulai pada 2015," katanya di Bengkulu. Saat ini LAPAN sedang melakukan penelitian terhadap 6 desa di Kecamatan Enggano Kabupaten Bengkulu Utara sebagai lokasi peluncuran satelit dan roket.
Enam desa tersebut yakni Banjar Sari, Meok, Ka'ana, Apoho, Malakoni, dan Kahyapuh. Jika nantinya sudah ditetapkan lokasi peluncuran satelit itu maka LAPAN akan membuat lokasi zona aman radius 5 kilo meter.
Dampak negatif dari progam ini terhadap masyarakat hanyalah pada saat peluncuran roket dimana dalam radius 5 kilometer harus bersih dari kegiatan apapun.
Sementara itu, Bupati Bengkulu Utara Imron Rosyadi mengatakan adanya bandar antariksa tersebut dapat menguntungkan masyarakat setempat baik secara ekonomi dan pendidikan.
Bupati berharap, masyarakat dapat menerima dengan baik rencana LAPAN, mengingat banyak sisi positif yang akan didapatkan warga Pulau Enggano dan Bengkulu pada umumnya.
Pembangunan bandar antariksa milik LAPAN di Pulau Enggano ini merupakan tindaklanjut dari penandatanganan perjanjian antara Pemerintah Provinsi Bengkulu pada 2010.
Pulau Enggano dinilai sebagai tempat yang sesuai untuk pembangunan bandar antariksa. Enggano memiliki populasi penduduk yang tidak terlalu banyak dan tidak berhubungan langsung dengan wilayah negara lain.
Tak hanya itu, Enggano juga memiliki luas wilayah yang luas dan lingkungan aman. Selain letaknya strategis, pulau itu juga berhadapan langsung dengan laut bebas, yaitu Samudera Hindia.
"Saat ini masih tahap riset lokasi yang sudah ditentukan sebelumnya, sedangkan pembangunannya dimulai pada 2015," katanya di Bengkulu. Saat ini LAPAN sedang melakukan penelitian terhadap 6 desa di Kecamatan Enggano Kabupaten Bengkulu Utara sebagai lokasi peluncuran satelit dan roket.
Enam desa tersebut yakni Banjar Sari, Meok, Ka'ana, Apoho, Malakoni, dan Kahyapuh. Jika nantinya sudah ditetapkan lokasi peluncuran satelit itu maka LAPAN akan membuat lokasi zona aman radius 5 kilo meter.
Dampak negatif dari progam ini terhadap masyarakat hanyalah pada saat peluncuran roket dimana dalam radius 5 kilometer harus bersih dari kegiatan apapun.
Sementara itu, Bupati Bengkulu Utara Imron Rosyadi mengatakan adanya bandar antariksa tersebut dapat menguntungkan masyarakat setempat baik secara ekonomi dan pendidikan.
Bupati berharap, masyarakat dapat menerima dengan baik rencana LAPAN, mengingat banyak sisi positif yang akan didapatkan warga Pulau Enggano dan Bengkulu pada umumnya.
Pembangunan bandar antariksa milik LAPAN di Pulau Enggano ini merupakan tindaklanjut dari penandatanganan perjanjian antara Pemerintah Provinsi Bengkulu pada 2010.
Pulau Enggano dinilai sebagai tempat yang sesuai untuk pembangunan bandar antariksa. Enggano memiliki populasi penduduk yang tidak terlalu banyak dan tidak berhubungan langsung dengan wilayah negara lain.
Tak hanya itu, Enggano juga memiliki luas wilayah yang luas dan lingkungan aman. Selain letaknya strategis, pulau itu juga berhadapan langsung dengan laut bebas, yaitu Samudera Hindia.
Langganan:
Postingan (Atom)
WELCOME TO BLOG KEVIN FARELL
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA